Gebyar Bunda PAUD Jadi Momentum Pemkab Way Kanan Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

WAY KANAN48 Dilihat

Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat pembinaan kelembagaan dan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Komitmen ini ditunjukkan melalui gelaran Gebyar Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 yang dibuka resmi oleh Bupati Way Kanan sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan, Rabu (30/9/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, perwakilan Kemenag, ATR/BPN, BPS, Ketua DWP, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, serta para Bunda PAUD dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bunda Ayu menyampaikan bahwa Gebyar Bunda PAUD dirancang sebagai wadah pembinaan manajemen kelembagaan sekaligus ruang ekspresi dan apresiasi bagi peserta didik, pendidik, hingga tenaga kependidikan PAUD.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah pembinaan kelembagaan dan manajemen PAUD untuk meningkatkan mutu layanan, sekaligus memberikan ruang ekspresi dan apresiasi bagi seluruh warga PAUD se-Kabupaten Way Kanan,” ujar Bunda Ayu.

Apresiasi Kemandirian Anak dan Kolaborasi Orang Tua-Guru
Bunda Ayu mengaku bangga melihat keberanian anak-anak usia dini yang tampil percaya diri di panggung acara tanpa terus-menerus didampingi orang tua. Menurutnya, hal itu menjadi bukti nyata keberhasilan pembentukan karakter mandiri sejak usia dini.

Ia meyakini anak-anak PAUD saat ini merupakan cikal bakal SDM unggul yang akan membawa Kabupaten Way Kanan menuju arah yang mandiri dan sejahtera, sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak di usia dini ini sudah berani tampil tanpa didampingi orang tuanya, menunjukkan kemandiriannya. Merekalah generasi terbaik yang kelak tumbuh menjadi insan hebat dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi tinggi kepada para guru dan orang tua atas kolaborasi erat dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.

Dorong Pembiasaan Literasi 5–10 Menit Setiap Hari
Selain penguatan karakter dan keberanian, Bunda Ayu menyoroti pentingnya menanamkan budaya literasi sejak dini di satuan pendidikan PAUD. Ia mengimbau para pendidik untuk menyisihkan waktu singkat setiap hari agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku.

“Minimal luangkan waktu 5–10 menit saja sebelum proses belajar mengajar dimulai. Anak-anak dibiasakan membuka buku-buku bacaan yang sesuai dengan usianya,” imbau Bunda Ayu.

Ia menjelaskan bahwa meski anak PAUD umumnya belum bisa membaca secara lancar, kebiasaan memegang, melihat gambar, dan membuka halaman buku akan menumbuhkan rasa tertarik dan kegemaran membaca saat mereka dewasa nanti.

Melalui ajang Gebyar Bunda PAUD 2026 ini, Pemkab Way Kanan menegaskan bahwa investasi pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada capaian akademis, melainkan pada pembentukan karakter, kreativitas, literasi, serta sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga.