Bandar Lampung — Upaya peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Lampung terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kamis, 15 Januari 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya bersama Direktorat Humas, Kerjasama dan Pemasaran (DHKP) melakukan audiensi dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, S.STP., M.Si.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Dekan FEB Dr. Winda Rika Lestari, SE., MM, Direktur HKP Dian Eka Darma Wahyuni, SE., MM, Senior Staf Pemasaran Pascasarjana Adi Sutrisno, S.Kom, serta Senior Staf Kerja Sama Ketut Artaye, S.Kom., MTI.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BKD Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini telah mengembangkan Sistem Administrasi Pelayanan Kepegawaian Terpadu (SIMPEDU) sebagai sistem utama pengelolaan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Sistem ini menjadi fondasi pelayanan administrasi ASN yang terintegrasi dan berbasis digital.
“BKD Provinsi Lampung saat ini telah memiliki main system aplikasi kepegawaian, yakni SIMPEDU, yang menjadi tulang punggung pelayanan administrasi ASN. Selain itu, kami juga terus fokus pada peningkatan kompetensi ASN agar mampu menjawab tantangan birokrasi ke depan,” ujar Rendi Reswandi.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FEB IIB Darmajaya, Dr. Winda Rika Lestari, SE., MM, menyatakan bahwa Darmajaya menyambut baik komitmen BKD Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung agenda tersebut.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM, termasuk ASN. Darmajaya siap mendukung BKD melalui program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah,” ungkap Winda.
Sementara itu, Direktur HKP Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, SE., MM, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Darmajaya dan BKD Provinsi Lampung. Menurutnya, sinergi ini penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kapasitas ASN di era digital.
Ia menambahkan bahwa Darmajaya memiliki berbagai program unggulan, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana, yang dapat diselaraskan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dian menyampaikan bahwa program pascasarjana Darmajaya dirancang untuk menjawab tantangan praktis di dunia kerja, termasuk di sektor pemerintahan. Ia berharap audiensi ini dapat membuka peluang bagi ASN untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan profesional secara berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kolaborasi strategis antara BKD Provinsi Lampung dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya dalam menciptakan ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.(*)












