Lampung Tengah — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Gunung Sugih, pada Kamis (12/3) sekira pukul 16.00 WIB.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta instansi terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lampung Tengah menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Operasi kemanusiaan ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 26, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 H.
Kepada awak media, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan perjalanan mudik, berkumpul, serta bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
“Oleh karena itu, melalui Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, Polres Lampung Tengah bersama stakeholder terkait berkomitmen memberikan pengamanan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bago para pemudik,” ujarnya.
Pada pelaksanaan operasi tahun ini, Polres Lampung Tengah melibatkan 320 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP serta pihak terkait lainnya.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, baik dari aspek personel, sarana prasarana maupun kesiapan seluruh stakeholder yang terlibat,” imbuhnya.
Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, Polres Lampung Tengah juga telah menyiapkan sebanyak 9 pos pengamanan, terdiri dari 1 Pos Pelayanan dan 8 Pos Pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Pos Pelayanan ditempatkan di depan Plaza Bandar Jaya guna memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun para pemudik yang melintas.
Sementara itu, 8 Pos Pengamanan didirikan di beberapa titik, yakni:
• Simpang Wates
• Simpang Tugu Pepadun
• Simpang Terbanggi Besar
• Simpang Randu
• Rest Area KM 116 A
• Rest Area KM 116 B
• Rest Area KM 163 A
• Rest Area KM 172 B Tol Trans Sumatera.
“Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Lampung Tengah,” ungkapnya.
Selain itu, Polres Lampung Tengah juga menyiagakan tim urai kemacetan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, serta Tim Tekab 308 yang akan melaksanakan patroli rutin guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Lebih lanjut, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polres Lampung Tengah juga menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat selama 24 jam.
“Setelah menghubungi Call Center 110, masyarakat akan langsung terhubung dengan operator Polres Lampung Tengah yang siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat selama 1×24 jam,” kata Kapolres.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
“Kami mengingatkan kepada para pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk. Silakan beristirahat di rest area atau pos pelayanan yang telah disediakan,” imbaunya.
Kapolres berharap, melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lampung Tengah tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.
“Dengan berbagai langkah yang telah dipersiapkan, kami berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, khususnya di wilayah hukum Polres Lampung Tengah dapat berjalan dengan baik sehingga terwujud Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” demikian pungkasnya. (Humas LT)










