Ini Kesan Mahasiswa asal Mesir IIB Darmajaya Lebaran di Indonesia

PENDIDIKAN31 Dilihat

BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Internasional asal Mesir di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Hasheem Ibrahim Mandour memiliki kesan khusus dalam merayakan Idulfitri atau Lebaran di Indonesia dan Provinsi Lampung.

Perayaan Idulfitri di Lampung, Indonesia, kata mahasiswa Prodi Teknik Informatika ini, berlangsung sangat meriah dengan berbagai tradisi seperti takbiran, saling berkunjung, serta kegiatan makan bersama. “Di Mesir, perayaan Idulfitri cenderung lebih sederhana dan lebih berfokus pada kebersamaan dalam keluarga inti,” kata Hasheem pada Kamis, (4/4/26).

Hasheem — biasa ia disapa — bersama rekan-rekan mahasiswa asing lainnya menjalani salat Id di masjid dekat asrama. “Adapun di Mesir, biasanya saya melaksanakan salat Id di masjid besar atau lapangan terbuka di kota tempat tinggal saya. Kesan saya sangat positif pelaksanaan salat Id di Indonesia terasa lebih ramai, penuh semangat, dan mencerminkan kebersamaan yang kuat di antara masyarakat. Hal ini berbeda dengan di Mesir yang umumnya lebih tenang dan sederhana,” ujarnya.

Masih kata dia, di Indonesia terdapat tradisi saling mengunjungi tetangga dan keluarga serta bermaaf-maafan. Hal sama juga dilakukan di negaranya yang memiliki tradisi silaturahmi, namun tidak seintens dan seluas seperti yang dilakukan di Indonesia.”Saya berkunjung ke beberapa teman kuliah selama Lebaran. Ini memberikan pengalaman yang menyenangkan karena dapat merasakan suasana kekeluargaan di Indonesia,” tuturnya.

Tak dapat merasakan Lebaran di negaranya, Hasheem pun mengaku rindu terhadap keluarga di Mesir. Namun, suasana hangat di Indonesia cukup membantu mengurangi rasa tersebut.

“Selama Lebaran di Indonesia, saya mencoba beberapa makanan khas seperti ketupat dan opor ayam serta rendang. Makanan tersebut memiliki cita rasa yang khas dengan penggunaan rempah-rempah yang kuat, sehingga terasa sangat lezat dan berbeda dari makanan yang biasa saya temukan di Mesir,” pungkasnya. (**)