Bandar Lampung, 13 Maret 2026 – Di tengah derai hujan dan duka yang menyelimuti warga, seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa) kembali membuktikan bahwa tugasnya adalah tentang kemanusiaan, bukan sekadar seragam. Sertu Toto Susilo, Babinsa setempat, terpantau langsung turun ke lokasi tanah longsor untuk memonitor situasi serta memberikan bantuan moril dan materil kepada warganya yang tertimpa musibah.
Peristiwa tanah longsor yang terjadi [Sebutkan waktu kejadian, misalnya: pada Senin dini hari] itu merusak sejumlah rumah dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. Di tengah kepanikan dan kesedihan, kehadiran Sertu Toto menjadi oase penyejuk bagi para penyintas.
Tak menunggu perintah dari atasan, Sertu Toto langsung melesat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan dari warga. Kedatangannya bukan sebagai aparat yang kaku, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat desa.
“Babinsa adalah saya, dan warga adalah keluarga saya sendiri. Ketika keluarga tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir,” ujar Sertu Toto Susilo saat ditemui di lokasi pengungsian, Rabu (12/3).
Kehadirannya disambut haru oleh warga. Dengan sigap, ia langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan tim gabungan dari BPBD untuk proses evakuasi dan pendataan kerusakan.
Monitoring yang dilakukan Sertu Toto bukan hanya sekadar mencatat kerusakan. Ia turun langsung membantu membersihkan material lumpur dari rumah warga, menenangkan anak-anak yang ketakutan, hingga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
“Saya melihat langsung Pak Toto ini luar biasa. Beliau ikut angkut-angkut lumpur, bahkan sampai tangannya lecet. Yang paling membuat kami terharu, beliau juga ikut memimpin doa ketika salah satu warga kami dimakamkan. Beliau benar-benar hadir di tengah kami,” ungkap Kepala Desa [Nama Desa], [Nama Kepala Desa], dengan mata berkaca-kaca.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Toto juga memberikan bantuan sembako dan logistik lainnya yang dihimpun dari donasi pribadi serta rekan-rekan sesama prajurit. “Ini bukan apa-apa, hanya sedikit rezeki untuk meringankan beban saudara kita,” tambahn
Tidak hanya fokus pada penanganan darurat, Sertu Toto juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk tetap waspada, terutama jika intensitas hujan tinggi. Ia pun berjanji akan terus mendampingi warga dalam proses pemulihan pascabencana.
“Jangan patah semangat. Musibah ini adalah ujian. Mari kita bangkit bersama, kita gotong royong. TNI akan selalu ada untuk rakyat,” tegasnya di hadapan warga yang mengungsi.
Kisah Sertu Toto Susilo adalah potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di saat duka dan bencana melanda, seorang Babinsa menjelma menjadi pelindung, pengayom, dan sahabat terbaik bagi masyarakat. Kehadirannya adalah bukti bahwa negara hadir untuk melindungi segenap bangsa, bahkan di sudut-sudut desa yang paling terpencil sekalipun.







