Dosen IIB Darmajaya Lilla Rahmawati Bongkar Rahasia Lolos Pendanaan P2MW di Palembang

PENDIDIKAN29 Dilihat

PALEMBANG – Kepakaran dan kompetensi dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali diakui dengan ditunjuknya Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M. untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Palembang di Hotel Emilia pada Kamis, (2/4/26).

Kegiatan yang dibuka Kepala LLDikti Wilayah II Prof. Iskhaq Iskandar, M.Sc ini merupakan upaya peningkatan kualitas proposal mahasiswa dalam kompetisi P2MW yang melibatkan mahasiswa dan dosen pendamping dari berbagai perguruan tinggi sebagai peserta. Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., yang juga Kepala UPT Inkubator Bisnis IIB Darmajaya ini menyampaikan materi bersama dosen dari Universitas Lampung (Unila) Hartono, S. Sos., M. A.. Pendampingan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait strategi penyusunan proposal bisnis yang kompetitif dan berpeluang besar memperoleh pendanaan P2MW.

Dalam pemaparannya, Lilla Rahmawati menekankan bahwa proposal bukan sekadar dokumen administratif, melainkan alat utama untuk meyakinkan reviewer bahwa ide bisnis yang diajukan layak didanai dan memiliki dampak nyata. “Proposal harus mampu menunjukkan kejelasan ide, relevansi dengan kebutuhan pasar, model bisnis yang rasional, serta tim yang siap mengeksekusi,” ujar dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Ia juga mengulas pola pikir reviewer dalam menilai proposal, di antaranya pentingnya data yang valid, analisis yang kuat, serta menghindari kesalahan umum seperti ide yang terlalu umum, minim bukti kebutuhan pasar, hingga praktik copy-paste tanpa analisis mendalam.

Lebih lanjut, peserta dibekali strategi agar proposal dapat menonjol, antara lain dengan menyajikan permasalahan yang spesifik, solusi inovatif, target pasar yang jelas, serta narasi yang kuat dan didukung angka yang logis. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menyusun proposal sesuai panduan resmi dan rubrik penilaian yang telah ditetapkan.

Materi yang disampaikan mencakup struktur lengkap proposal P2MW, mulai dari latar belakang usaha, deskripsi bisnis, rencana kegiatan dan anggaran, hingga penutup dan lampiran. Pada bagian deskripsi usaha, peserta diajak untuk merumuskan tujuan mulia (noble purpose), inovasi produk, strategi pemasaran, serta aspek keuangan dan monetisasi.

Dalam sesi praktik, peserta juga diajak membedah contoh proposal pemenang serta memahami pentingnya menyajikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari usaha yang dijalankan. Hal ini menjadi nilai tambah yang signifikan dalam penilaian proposal P2MW.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para dosen pendamping juga berperan aktif dalam memberikan masukan terhadap ide bisnis mahasiswa agar lebih matang dan siap bersaing di tingkat nasional.

Melalui pendampingan ini, diharapkan mahasiswa di lingkungan LLDIKTI Wilayah II mampu menghasilkan proposal bisnis yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing tinggi sehingga dapat lolos pendanaan P2MW serta berkontribusi dalam menciptakan wirausaha muda yang mandiri dan berdampak bagi masyarakat. (**)