Rangkaian perayaan Hari Bhayangkara, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Lampung menggelar kegiatan gathering menjalin silaturahmi bersama insan pers dalam suasana ceria santai, dan penuh semangat kebersamaan melalui senam bersama dan berbagai perlombaan yang digelar pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Humas Polri dan Insan Media untuk Mewujudkan Informasi yang Akurat, Konstruktif dan Menebar Optimisme” itu menjadi ruang bertemunya dua profesi yang memiliki tugas serupa, yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat secara benar dan bertanggung jawab.
Acara yang diikuti sekitar 100 jurnalis mitra Humas Polda Lampung dan personel Humas Polda Lampung tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus berita dan informasi digital.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, konstruktif, dan mampu menumbuhkan optimisme di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.
“Kami berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Humas Polda Lampung dan rekan-rekan media dapat terus diperkuat. Pada dasarnya tugas humas dan media memiliki tujuan yang sama, yaitu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Yuni.
Di sela-sela kegiatan, Yuni juga mengingatkan para jurnalis untuk tetap memperhatikan kesehatan dalam menjalankan tugas peliputan yang kerap menuntut mobilitas tinggi.
Menurutnya, kesehatan menjadi modal penting bagi insan pers untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Lampung agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya aksi kejahatan jalanan atau begal yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.
“Masyarakat diharapkan selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di jalan raya. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kejahatan,” katanya.
Dalam pandangan Yuni, tantangan yang dihadapi media dan humas pada era digital saat ini sesungguhnya tidak jauh berbeda.
Keduanya dituntut bergerak cepat, namun tetap menjaga akurasi informasi di tengah maraknya hoaks, disinformasi, dan informasi yang belum terverifikasi.
Senada dengan Kabid Humas, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung Kompol Andri Yulianto menekankan bahwa kolaborasi antara Polda Lampung dan media merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.
Menurut Andri, berita yang edukatif dan berimbang memiliki kontribusi besar dalam membangun kesadaran masyarakat serta mencegah munculnya keresahan akibat informasi yang tidak lengkap atau menyesatkan.
“Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan media dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif melalui penyajian informasi yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jurnalis Polda Lampung, Kusmawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara wartawan dengan jajaran Humas Polda Lampung.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Lampung.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polda Lampung semakin sukses dalam menjalankan tugasnya dan Provinsi Lampung semakin aman serta kondusif ke depannya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kusmawati turut menyinggung wacana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis yang disebut akan difasilitasi melalui Humas Polda Lampung.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif yang layak didukung karena kompetensi wartawan menjadi salah satu faktor utama dalam menghasilkan karya jurnalistik yang profesional.
“Bagi wartawan, kompetensi sangat penting. Wartawan yang kompeten akan lebih memahami etika, kaidah jurnalistik, serta tanggung jawab profesinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Wacana tersebut disambut antusias oleh sejumlah jurnalis yang hadir. Di tengah tuntutan profesionalisme dan perkembangan industri media yang semakin dinamis, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.






