Bandar Lampung — DPD PKS Bandar Lampung resmi meluncurkan Program Kemandirian Usaha dan Ekonomi Keluarga yang akan dijalankan di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Launching perdana digelar oleh DPC PKS Kedamaian sekaligus dirangkai dengan agenda silaturahmi kader di Pantai Tiska, pada Ahad (9/11/2025).
Program ini berfokus pada peningkatan ekonomi keluarga agar lebih sejahtera, mandiri, dan harmonis. Bentuk kegiatan dijalankan melalui sistem koperasi yang mencakup agenda menabung, qordhul hasan, pembinaan mindset dan mentalitas, serta pengembangan life skill kewirausahaan bagi para anggota dan kader.
Ketua DPD PKS Bandar Lampung, Agus Widodo, S.T.P, menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi keluarga merupakan kunci untuk membangun masyarakat yang kuat dan harmonis. “Tujuan utama gerakan ini adalah Kemandirian usaha dan ekonomi keluarga, mandiri berarti berdiri diatas kaki sendiri dan uang sendiri, dengan apa membangun kemandirian usaha dan ekonomi keluarga? Dengan gerakan menabung dan qordhul hasan, dengan pembinaan mindset dan lifeskill yang rutin dilakukan sebulan sekali, karena kalau mindsetnya baik, insyaAllah omset, pendapatan rumahtangga pun ikut baik,” ujar ketua DPD PKS Kota Bandar Lampung.
Agus Widodo yang juga ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa Program ini menanamkan tiga karakter utama bagi anggota, yaitu tangan di atas sebagai wujud kepedulian antar anggota, sikap tanggung jawab, serta kejujuran dalam mengelola usaha dan keuangan. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pondasi bagi tumbuhnya ekonomi keluarga yang berdaya dan beretika.
Ketua DPC PKS Kedamaian, Syahroni, menyambut antusias peluncuran program perdana tersebut. Ia menyatakan kesiapan DPC PKS Kedamaian untuk menjadi contoh pelaksanaan program Kemandirian Usaha dan Ekonomi Keluarga di Kecamatan Kedamaian. “Kami siap menjadi percontohan dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” katanya.
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, PKS Bandar Lampung berharap program ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga kader dan masyarakat, sekaligus menjadi gerakan nyata menuju kesejahteraan bersama masyarakat Bandar Lampung.













