Banten(dialek-news.com) – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung langsung bergerak cepat mengikuti agenda nasional Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) JMSI bersama seluruh pengurus daerah se-Indonesia, Sabtu (7/2/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan difokuskan pada penguatan konsolidasi organisasi serta penyatuan langkah strategis media siber di tingkat nasional.
Rakornas dihadiri langsung Ketua Umum JMSI Dr. Teguh Santosa, Sekretaris Jenderal Dr. Raimandani, Ketua Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) Dr. Faisal, Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto SH MH, serta jajaran pengurus daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dalam arahannya, Teguh Santosa menegaskan bahwa media siber harus tetap menjaga profesionalisme dan integritas di tengah derasnya arus informasi digital.
“JMSI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi, menghadirkan jurnalisme yang berorientasi pada kepentingan publik, sekaligus memperkuat demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pers saat ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi dan tanggung jawab etik.
Rakornas juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat solidaritas antar daerah, serta membahas masa depan industri media siber yang kian dinamis.
Sementara itu, di luar agenda formal, sejumlah anggota kontingen JMSI Lampung memanfaatkan waktu untuk meninjau lokasi pusat kegiatan HPN 2026 di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Banten.
Area tersebut dipenuhi berbagai stand UMKM, hiburan rakyat, hingga pameran karya jurnalistik dari berbagai platform media, mulai dari cetak, elektronik, online, hingga televisi. Deretan foto jurnalistik, instalasi budaya lokal, serta karya kreatif insan pers turut menjadi daya tarik pengunjung.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran maskot resmi HPN 2026, Si Juhan (Si Jurnalis Handal), sosok badak jawa antropomorfis yang mengenakan ikat kepala khas Baduy. Maskot tersebut membawa pena, buku catatan, dan tas koja, simbol ketangguhan, kejujuran, serta kemampuan adaptasi jurnalis di era digital.
Panitia juga menghadirkan duta wisata Kang dan Nong Banten yang dengan ramah menyambut para tamu. Keduanya aktif memberikan informasi sekaligus melayani pengunjung yang ingin berinteraksi atau berfoto.
Bagi kontingen JMSI Lampung, rangkaian kegiatan ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi nasional sekaligus ajang memperluas wawasan tentang perkembangan pers di berbagai daerah. (*)













