PKS Lampung Bangun Gerakan Relawan Berbasis Pelayanan, Targetkan 56 Ribu Sahabat PKS di Seluruh Lampung

POLITIK31 Dilihat

Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2026) – DPW PKS Lampung melalui Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Wilayah Lampung menggelar Training Orientasi Partai (TOP) di Aula Kantor DPW PKS Lampung. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun gerakan relawan yang tidak hanya memahami nilai-nilai partai, tetapi juga memiliki kapasitas sebagai pelayan masyarakat, penyambung aspirasi, dan penggerak kebermanfaatan di tengah kehidupan sosial.

 

Sebanyak 100 peserta mengikuti TOP perdana tersebut. Seluruh peserta merupakan masyarakat yang secara sukarela menyatakan keinginan untuk bergabung sebagai relawan PKS. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Presiden PKS, Muzzammil Yusuf, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan relawan dan konsolidasi pelayanan masyarakat yang menjadi salah satu fokus PKS. Jumlah tersebut menjadi langkah awal menuju target besar BRSN Lampung, yakni membentuk 56.000 relawan Sahabat PKS yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Dengan jaringan relawan yang kuat, PKS berharap semakin banyak program pelayanan yang dapat menjangkau masyarakat secara langsung.

 

Sekretaris DPW PKS Lampung sekaligus Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Muhammad Suhada, menegaskan bahwa kekuatan sebuah partai tidak hanya diukur dari jumlah kader atau kursi yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Menurutnya, PKS ingin terus membangun budaya politik yang berorientasi pada pelayanan, kepedulian, dan penyediaan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

 

“Kami ingin masyarakat mengenal PKS melalui kerja nyata. Relawan adalah ujung tombak pelayanan yang akan hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, membantu mencarikan solusi, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan berbagai program yang membawa manfaat. Ketika kebermanfaatan dirasakan, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Suhada.

 

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Wilayah Lampung, Ringga Oktabara, menjelaskan bahwa Training Orientasi Partai disusun dengan tiga tujuan utama.

 

Pertama, memberikan pemahaman yang utuh kepada para relawan mengenai visi, misi, nilai, dan budaya PKS sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Kedua, membentuk relawan yang memiliki kredibilitas, integritas, militansi, disiplin, serta semangat melayani sehingga mampu menjadi pribadi yang amanah dan dipercaya masyarakat. Ketiga, menyiapkan relawan agar mampu menjalankan fungsi sebagai penyambung aspirasi sekaligus penghubung komunikasi antara masyarakat dan PKS, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat dapat lebih cepat dipahami serta diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

 

“Relawan bukan sekadar pendukung organisasi. Kami ingin mereka menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Karena itu, setelah mengikuti TOP, seluruh peserta akan bergabung dalam wadah Sahabat PKS. Melalui wadah ini, mereka akan bergerak bersama untuk melayani masyarakat, melakukan advokasi sesuai kebutuhan warga, menyampaikan informasi yang benar mengenai program-program PKS, sekaligus menjadi inspirasi agar semakin banyak masyarakat terlibat dalam gerakan kebaikan,” jelas Ringga Oktabara.

 

Bagi DPW PKS Lampung, membangun jaringan relawan merupakan investasi sosial jangka panjang. Kehadiran puluhan ribu relawan yang bekerja dengan integritas, kepedulian, dan semangat melayani diharapkan mampu memperluas kebermanfaatan PKS di tengah masyarakat.

 

Sebab, kemenangan yang ingin diwujudkan bukan semata-mata kemenangan politik, melainkan kemenangan dalam menghadirkan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari kebermanfaatan itulah kepercayaan publik tumbuh, dan dari kepercayaan tersebut lahir kolaborasi untuk membangun Lampung yang lebih baik.