Sebagai Bentuk Penghormatan Wafatnya Bapak Drs. H. Tamanuri, M.M., Pemkab Way Kanan Gelar Doa Bersama

WAY KANAN52 Dilihat

Pemerintah Kabupaten Way Kanan Acara Pembacaan Yasin dan Tahlil Mengenang 40 Hari Wafatnya Bapak Drs. H. Tamanuri, M.M., bin Hakim Raja Hukum, di Nuwa Agung, Rumah Dinas Jabatan Bupati Way Kanan, Senin (04/05/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bersama atas jasa dan pengabdian almarhum bagi daerah.

 

Turut hadir Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., para Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Way Kanan, Instansi Vertikal, Camat se-Kabupaten Way Kanan, Pejabat Administrator dan Fungsional Pemkab Way Kanan, serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sebagai sosok yang memiliki peran besar dalam pembangunan daerah serta dikenal dekat dengan masyaakat.

 

‘Bagi banyak orang, beliau bukan sekadar pemimpin, tetapi juga seperti orang tua yang memberi teladan”, ujar Bupati Ayu, pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Mantan Bupati Lampung Utara periode 2014-2019 yang merupakan putra almarhum Tamanuri, Agung Ilmu Mangkunegara.

 

Bupati juga menekankan bahwa nilai-nilai pengabdian, ketulusan, dan kerja keras yang diwariskan almarhum merupakan fondasi penting yang perlu terus dilanjutkan oleh seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Way Kanan ke depan.

 

Almarhum Tamanuri dikenal sebagai tokoh dengan dedikasi tinggi dalam dunia pemerintahan dan politik. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Way Kanan selama dua periode hingga tahun 2010, serta mengemban amanah sebagai anggota DPR RI dari Partai NasDem di Komisi V yang membidangi infrastruktur hingga akhir hayatnya.

 

Almarhum wafat pada 23 Maret 2026 di Rumah Sakit Royal Taruma. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat luas yang telah merasakan kontribusi dan kepemimpinannya.

 

Melalui kegiatan doa bersama ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap nilai-nilai keteladanan almarhum dapat terus menjadi inspirasi dalam melanjutkan pembangunan daerah, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.