Tumbuhkan Jiwa Kemanusiaan, 100 Siswa SMPN 1 Kotabumi Ikuti Diklat PMR Madya

LAMPUNG UTARA23 Dilihat

KOTABUMI – SMPN 1 Kotabumi menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Palang Merah Remaja (PMR) Madya dalam rangka regenerasi dan perekrutan anggota baru. Sebanyak kurang lebih 100 siswa-siswi antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang dipusatkan di lingkungan sekolah tersebut, hari ini minggu 12 april 2026

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala SMPN 1 Kotabumi, Ibu Wardania, S.E. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya ekstrakurikuler PMR sebagai wadah pembentuk karakter siswa.

 

“Melalui PMR, siswa tidak hanya mendapatkan keterampilan praktis dalam bidang kesehatan, tetapi juga belajar nilai kemanusiaan, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Kami berharap kegiatan ini membentuk karakter siswa yang peduli, tanggap, serta bertanggung jawab terhadap sesama,” ujar Wardania didampingi Pembina PMR, Robi Noviko, S.Pd., dan pelatih Edo Firnando.

 

Untuk memastikan kualitas materi, pihak sekolah menghadirkan instruktur berkompeten dari Markas PMI Lampung Utara. Tim pemateri yang terdiri dari Iin Solihin, Maryanto, dan Hendra Gani memberikan pembekalan intensif mengenai tujuh materi pokok kepalangmerahan.

Para calon anggota muda ini dilatih berbagai keterampilan krusial, mulai dari Sejarah Gerakan Palang Merah, teknik Pertolongan Pertama (penanganan luka, pingsan, dan patah tulang), hingga pendidikan pola hidup sehat. Tak hanya teori, peserta juga mengikuti simulasi tanggap darurat bencana untuk melatih kesiapsiagaan mental.

 

Meski masih di tingkat SMP, para anggota PMR Madya ini dipersiapkan untuk menjadi pendukung sebaya (peer support) yang aktif dalam aksi sosial, mulai dari sosialisasi donor darah hingga bakti masyarakat. Selain pengembangan diri, keanggotaan PMR ini juga membuka peluang bagi siswa untuk beradu ketangkasan dalam ajang Lomba dan Jambore PMR di tingkat yang lebih luas.

Dengan diklat ini, SMPN 1 Kotabumi berkomitmen terus mencetak relawan muda yang siap mengabdi demi kemanusiaan sejak dini.